RSS

Sepeda Bambu, Kendaraan Ramah Lingkungan

27 Agu

Sepeda yang biasa kita kenal adalah yang terbuat dari besi, aluminium alloy, carbon, dan yang marak belakangan dengan isu green technology adalah sepeda kayu. Namun siapa pernah berpikir membuat sepeda dari bambu?

Sepeda bambu adalah sepeda yang ramah lingkungan. Selain materialnya relatif murah, mudah didapat, dan mudah didaur ulang, proses pembuatannya pun tidak menimbulkan carbon trace yang tinggi seperti pembuatan sepeda biasa. Seiring dengan pembatasan carbon untuk mencegah pemanasan global, agaknya sepeda bambu adalah solusi yang benar-benar hijau untuk bumi.

Selain itu sepeda bambu juga diklaim lebih nyaman dibandingkan sepeda biasa. Bambu memang dikenal sebagai materi yang ulet, lentur, tetapi kuat. Kelenturan bambu yang digunakan sebagai rangka sepeda ternyata mampu meredam getaran sepeda saat melaju di lintasan off-road.

Bamboo Bike Project (http://www.bamboobike.org/Home.html) adalah organisasi sosial yang merupakan gabungan antara ilmuwan dan insinyur di The Earth Institute, Universitas Columbia, bekerjasama dengan industriawan sepeda Craig Calfee. 25 tahun yang lalu, Calfee mengunjungi Afrika, dan terkejut melihat penduduk aslinya menggunakan sepeda untuk berkeliling desa. Calfee menyimpulkan bahwa sepeda adalah transportasi andalan di Afrika yang efektivitasnya jauh melebihi kendaraan bermotor bahkan kendaraan umum.

Kini Bamboo Bike Project membantu masyarakat miskin di pedesaan di Ghana, Afrika, untuk merakit sendiri sepeda bambu mereka. Diharapkan aktifitas perekonomian dan masyarakat akan meningkat dengan kehadiran sepeda ini. Juga, Bamboo Bike Project berharap kegiatan ini menginspirasi masyarakat Ghana untuk memproduksi sepeda bambu secara profesional melalui home industry kepada masyarakat internasional.

Bagi Anda yang tertarik mencoba merakit sendiri tentu merupakan tantangan sendiri. Untuk pengetahuan awal, Anda harus tahu jenis dan anatomi sepeda. Ketepatan dimensi tentu akan sangat berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan berkendara. Kalau mau gampang, Anda juga dapat menjiplak dimensi sepeda yang sudah ada.

Anda juga harus jeli memilih bambu. Ada ratusan spesies bambu namun Anda bisa mulai dari bambu kuning Cina (Cannabis sp.). Selanjutnya, Anda juga harus tahu teknik pengeringan bambu. Pemanasan membuat bambu menjadi lebih ulet dan mencegah terjadinya retak pada bambu. Teknik ini tidak sulit dipelajari tapi membutuhkan ketekunan. Teknik penyambungan juga harus benar agar rangka tidak patah. Mungkin Anda akan kesulitan untuk membuat rangka sepeda yang 100% terbuat dari bambu, terutama di bagian joint nya.

Brano Meres di homepagenya menceritakan pengalamannya membuat sepeda pribadinya di tahun 2004, dan masih berfungsi sampai sekarang. Joint sepedanya (seat tube, brake boss, front tube, gear boss, rear joint) menggunakan bahan metal (duralumin).

Di Indonesia

Kondisi geografis, botanis, dan demografis Indonesia mendukung potensi pasar untuk sepeda bambu. Indonesia mengalami angka polusi yang cukup tinggi, terutama di Jakarta. Polusi, kemacetan, dan kesadaran masyarakat akan kesehatan ini pula yang memicu gerakan BikeToWork: bersepeda untuk menuju kantor.

Bambu juga banyak didapat di Indonesia. Satu-satunya halangan adalah, menurut Calfee Design yang notabene adalah satu-satunya produsen sepeda bambu saat ini, sepeda bambunya dilego seharga USD 2600. Suatu harga yang sama sekali tidak murah dan tidak ramah untuk masyarakat Indonesia. Mahalnya ini dikarenakan rumitnya pengerjaan dan kualitas yang sebanding dengan garansi 10 tahunnya. Menurut saya, angka ini juga dikarenakan tingginya upah tenaga kerja di Amerika.

Mengingat bahwa proyek ini berhasil di Ghana (tanpa penduduk Ghana harus merogoh kocek USD 2600 per unit) mengapa tidak di Indonesia? Rakyat Indonesia dikenal sebagai populasi yang kreatif. Mungkinkah hal ini menginspirasi pelaku home industri untuk merintis bisnis serupa? Mungkinkah Wim Cycle, Polygon, atau United melakukan terobosan produknya? Atau mungkin ada yang ingin menyediakan kit DIY (Do It Yourself) berupa jointnya, sehingga kita tinggal mencari bambu yang cocok, mengolahnya, dan merakitnya menjadi sepeda jadi? Tentu hasilnya akan memberikan kepuasan tersendiri.

Mungkinkah misi Bamboo Bike mewujudkan sepeda yang Murah dan Ramah lingkungan bakal malah terwujud di Indonesia?

 
18 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 27, 2008 in Uncategorized

 

Tag: , , , , ,

18 responses to “Sepeda Bambu, Kendaraan Ramah Lingkungan

  1. drajat

    September 1, 2008 at 2:41 am

    menarik sekali, kebetulan beberapa waktu yang lalu saya melihat tayangan ini di televisi. Isinya persis yang diuraikan diatas ini. Oleh karenanya saya jadi penasaran pengen tahu kelengkapan ceritanya. Sambil bertanya apa sudah ada produknya keluar di pasar Indonesia ?
    Atau sudah ada yang bikin seperti ini di Indonesia ?

     
    • deni

      Oktober 20, 2012 at 5:53 pm

      aq dah buat kok..liat aja di album fesbuk q,,deniboy oboy

       
  2. fardik rudiyanto

    November 13, 2009 at 2:52 pm

    di Indonesia sudah ada yaitu yang dikerjakan seniman Chamim Marka di Kepuharjo-karangploso, malang, Jawa Timur. Bedanya, ia mengerjakan dengan nuansa seni sehingga bentuk sepedanya antik. Chamim mempersiapkan sendiri bambu lengkung yang ia bentuk sejak tunas bambu muncul dari tanah. Jadi Setiap hari ia terus mengontrol pertumbuhan bambubya hingga siap untuk dipotong.

     
  3. tacha

    Oktober 29, 2010 at 3:55 am

    Kalau yg sama persis spt yg diulas,bkn sepeda seni,blm ada ya?

     
  4. devadevi

    Februari 25, 2011 at 8:45 am

    menarik, sekali, kapan ya aku bisa membuat sepeda kayu? kreatif bukan, untuk mengurangi pemborosan, oleh : twins deva devi

     
  5. abdul haris

    Mei 18, 2011 at 12:04 pm

    aku menyukai sepada bambu.
    bagai mna cara-cara nya

     
    • deni

      Oktober 20, 2012 at 5:58 pm

      caranya mudah se x ,,di sambung dengan resin epoxy + hair fiber..aq dah buat liat aj di album fb q.modalnya sekitar 300 rb..5 hr lah beres.

       
  6. narto

    November 23, 2011 at 3:22 am

    Sejak tgl 11 Noember 2011 di Surabaya sudah ada yang buat dan dipakai tiap hari minggu dengan rute Surabaya – Pandaan.

     
    • deni

      Oktober 20, 2012 at 6:00 pm

      dah banyak bandung jg ada..jakarta ada ..sala tiga ada ..

       
  7. agus hasanudin

    Desember 6, 2011 at 9:36 am

    Wow keren juga …inovasi baru nich tahan berapa lama yach trus kekuatannya gimana

     
    • deni

      Oktober 20, 2012 at 6:03 pm

      klo bambu nya sih di jamin nga akan potong,justru sam,bungan nya yg harus kuat.yg terbaik untuk sambungannya resin epoxy + hair fiberglas dililit kan. gampang kok aq dah buat

       
  8. Akkar d'Haxan

    Juni 3, 2012 at 2:44 pm

    kalau agan-agan pada penasaran sma speda bambu..
    liat ajja di blog ane..
    hehee..🙂
    http://rakkaseep.blogspot.com/2012/05/haur-sepeda-bambu-bandung.html

     
    • deni

      Oktober 20, 2012 at 5:50 pm

      haur teh yg bikin saung mang ujo yah? siiip lah,,aq jg dah mencoba bikin sepeda bambu da..ada tuh ft nya di fes buk q..buatan kiaracondong.

       
      • hendrik

        Juli 5, 2013 at 5:38 am

        bukan ujo tapi kelompok pencinta lingkungan i laswi bandung

         
  9. Asep Deni

    April 12, 2013 at 7:08 am

    bagi teman2 yang mau bikin sepeda bambu laminasi,dan membutuhkan lem perekat yang handal,murah,tahan air dan cuaca.bisa hub. 085221785203.dengan bambu laminasi modelnya bisa menyerupai sepeda pabrikan sehingga lebih menarik

     
    • Deni Nugraha

      April 12, 2013 at 2:29 pm

      ini sepeda bambu dan carbon buatan sy mas,, mba ,,100% hand made,sekarang dah bs di buat di indon..ini buatan kiaracondong bandung .blum ada yg lirik nich.

      ________________________________

       
      • Kurniawan

        Februari 9, 2014 at 10:58 am

        saya sedang berdomisili di Edinburgh, Inggris. Kalo ada yg tertarik ekspor ke Inggris, silahkan japri email saya di barakaallah@gmail.com nanti in-sya-Allah saya carikan pembeli langsung maupun toko sepeda.
        Salam dari Edinburgh,
        Kurniawan

         
      • deni

        Februari 10, 2014 at 6:11 pm

        wah boleh jg england

         

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: